Mordecai Mentoring Institute
Bilangan Research Center (BRC)
Ekspresi Spiritualitas Remaja Kristen di Indonesia
Berdasarkan temuan survei "Ekspresi Spiritualitas Remaja Kristen di Indonesia" oleh Bilangan Research Center (BRC) pada 2024, Ada keterkaitan yang kuat antara KOMUNITAS yang sangat berguna untuk pertumbuhan iman dengan keberadaan dan peran seorang MENTOR. Membangun komunitas mentor bagi Gen Z di gereja dan sekolah merupakan langkah pertama untuk membangun ekosistem bagi hidup berkembangnya komunitas di gereja, dan efektifitas komunitas di sekolah.

Pada April-Juni 2024, BRC melakukan survei online kepada generasi muda di Indonesia yang bergama Kristen, dari usia 12-26 tahun. Terdapat 3.387 responden. Namun setelah dilakukan kontrol, hanya 1.400 responden yang datanya diolah lebih lanjut dengan margin of error 2.7%.

Saat ini hanya sedikit sekali Gen Z yang memiliki komunitas di gereja. Sebagian besar remaja responden survei BRC memiliki sahabat/teman baik/komunitas di lingkungan sekolah mereka.

Sebanyak 30,9% responden belum memiliki komunitas yang berguna bagi pertumbuhan rohani mereka — baik karena tidak memiliki, kehilangan koneksi, maupun karena komunitas yang ada tidak memberi dampak nyata. Ada 44.2% yang merasa komunitas tersebut sangat berguna bagi pertumbuhan rohani mereka.

Responden Gen Z yang mempunyai mentor sebesar 59.6% dan sebesar 40.4% tidak memiliki mentor.

Hasil riset ini menunjukkan bahwa kehadiran dan bimbingan seorang mentor memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kebiasaan dan pertumbuhan rohani serta prioritas hidup seseorang.

Hasil riset ini menunjukkan bahwa memiliki komunitas yang mendukung pertumbuhan rohani/spiritual berpengaruh positif terhadap kebiasaan dan nilai-nilai iman.
Ini menegaskan bahwa komunitas yang kuat berperan besar dalam mendukung praktik rohani yang konsisten.
MMI Memiliki Visi untuk Membangun 10.000 Mentor
bagi Generasi Muda Indonesia
Hasil riset menunjukkan bahwa KOMUNITAS dan kehadiran MENTOR memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan iman remaja. Tetapi masih banyak remaja Indonesia yang belum memiliki KOMUNITAS dan MENTOR. Kami percaya, perubahan besar dimulai dari satu langkah kecil — membangun komunitas mentoring yang sehat dan utuh. Mulailah dari tempat Anda!